Berikut rangkuman yang saya pelajari. Selamat membaca :)
Manusia dan Afektivitasnya
Kekayaan dan Kompleksitas Afektivitas Manusia
-Afektivitas membuat manusia dapat mencintai, mengabdi dan menjadi kreatif.
-Manusia dan tumbuhan berbeda karena manusia memiliki afektivitas.
-Afektifitas berputar pada 2 kutub yang bertentangan, yaitu:
*mengarah pada objek karena menyukainya atau berpaling darinya karena menganggapnya buruk.
Cinta--> buah afektivitas positif Benci-->buah afektivitas negatif
~Sebenarnya cintalah yang paling dasariah
Cinta Utilitaris/bermanfaat--> terhadap obyek yang dianggap berguna, Subyek mencintainya
*"Perasaan" dan "Emosi" yang dapat membedakan bagaimana sifat Subjek dapat ditentukan secara afektif oleh obyeknya.
-->Kehidupan afektif memperlihatkan macam-macam cara yang berbeda-beda menurut bagaimana subyek menguasai obyek. Keadaan yang berbeda-beda ini disebut 'hasrat jiwa' (Thomas Aquinas)
-->Meninjau ciri khas kebenaran afektivitas yang disebut 'suasana hati'. Orang bisa bersuasana hati baik, bila semua kemampuan bekerja dengan baik
Apa yang bukan perbuatan Afektif?
~Cinta membuktikan diri dalam perbuatan-perbuatan. Cinta mendahului perbuatan-perbuatan.
~Kerap afektivitas disamakan dengan merasa. Padahal kehidupan afektif bukan hanya menyangkut rasa tetapi juga menyangkut hal yang spiritual.
Apa yang merupakan perbuatan Afektif?
~Hidup afektif/afektivitas--> seluruh perbuatan afektif yang dilakukan subyek sehingga subyek ditarik oleh obyek atau sebaliknya.
~Perbuatan afektif sedikit mirip dengan 'perbuatan mengenal' karena dianggap perbuatan vital/imanen. Tetapi perbuatan afektivitas dan perbuatan 'mengenal' tetaplah berbeda.
Kondisi Afektivitas manusia:
*agar ada afektivitas, perlu suatu ikatan kesamaan antara S dan O
*Saya hidup dibawah 'cara afektif' kesenangan, bila saya sungguh bersatu dalam perasaan dan pikiran dengan apa yang baik bagi saya
Kesenangan--> perasaan yang dialami subjek bila dia berada di keadaan yang lebih baik
Catatan tentang Cinta akan diri sendiri, sesama dan Tuhan:
~Orang bilang bahwa orang yang mencintai dirinya adalah egois. Tetapi cinta akan diri sendiri dapat ditemukan pada orang yang sanggup mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh.
~Egoisme menolak segala perhatian otentik pada orang lain. Orang egois hanya mengambil untung dari apa saja.
~Saat kita mencintai Tuhan, kita tidak perlu mengasingkan diri. Tuhan tidak melarang kita untunk merawat diri kita sendiri. Tuhan itu Transenden(melampaui kita) dan Imanen (Tuhan beserta kita).
St. Augustinus : Tuhan adalah pokok pangkal kepribadian kita masing-masing. Ia adalah dasar manusia dapat saling berkomunikasi. Makin saya mendekati orang lain, makin saya mendekati Tuhan.
Kebebasan
Jiwa dan Kebebasan
~Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya.
~Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas.
~Karena jiwalah manusia menjadi mahluk bebas.
*Lingkungan adalah yang sangat mempengaruhi seseorang.
~Kebebasan itu mendasar bagi manusia.
"Sejarah manusia merupakan sejarah perjuangan kebebasan." Erich Fromm, The Fear of Freedom 1960
Pandangan Determinisme--> menolak kebebasan sebagai kenyataan hidup bagi manusia.
--> Setiap peristiwa, termasuk tindakan dan keputusan manusia disebabkan oleh peristiwa-peristiwa lain.
-Seluruh kegiatan manusia di dunia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministik
-Determinisme fisik-biologis
-Determinisme psikologis
-Determinisme sosial
-Determinisme teologis
Kelemahan Determinisme:
-Menyangkal sifat multidimensional dan paradoksal manusia
-Menyangkal bahwa manusia selalu melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tindakannya
-Meniadakan adanya tanggung jawab(karena tidak relevan menuntut tanggung jawab atas kesalahan)
Apa argumen kebebasan sebagai bagian eksistensi manusia?
-->Manusia hidup dalam "kemungkinan dapat" atau berhadapan dengan pilihan berbeda bobot
-->Adanya tanggung jawab(bagaimana kehidupan berjalan teratur tanpa adanya tanggung jawab?)
-->Makna perbuatan moral ada pada kebebasan.
"Hanya mereka yang mempunyai kebebasan yang bisa melakukan moral"- Immanuel Kant
Kebebasan--> Pengertian Umum: tidak ada hambatan atau paksaan.
--> Pengertian Khusus/kebebasan eksistensial
~Hidup manusia layaknya proses untuk menjadi lebih baik.-Whitehead
~Kesanggupan memilih dan memutuskan
~Manusia mampu mengungkap berbagai dimensi kemanusiaan
Jenis-jenis kebebasan:
~Kebebasan Horizontal (berkaitan dengan kesenangan dan kesukaan)
Kebebasan Vertikal (pilihan moral, pertimbangan tujuan, tingkatan nilai)
~Kebebasan Eksistensial(kebebasan positif, lambang martabat manusia)
Kebebasan Sosial (terkait dengan orang lain)
~Nilai Humanistik dalam kebebasan eksistensial
-melibatkan pertimbangan
-mengedepankan nilai kebaikan
-menghidupkan nilai otonomi
-menyertakan tanggung jawab
*Kebebasan sosial dibatasi dalam hal fisik, psikis dan normatif
4 alasan adanya pembatasan kebebasan sosial:
~menyertakan pengertian
~memberi ruang bagi kebebasan eksistensial
~menjamin pelaksanaan keadilan bagi masyarakat
~terkait dengan hakikat manusia sebagai mahluk sosial
Source: ppt dan bahan pembelajaran di kelas
Sekian yang saya pelajari tanggal 26 September 2014
nice blog hosea 89 buat blog lu :))
ReplyDelete